18 Mei, 2015

Kekhawatiran? Harus Bagaimanakah?

Rasa khawatir atau gusar tidak mendapat apa-apa.
Ada dalam Alkitab, “Jauhkanlah dirimu dari pada
amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah
engkau heran sehingga engkau juga memilih akan
yang jahat kelak” (Mazmur 37:8, TL*). “Hentikan
amarahmu! Padamkan murkamu. Jangan gusar
dan khawatir – hal itu hanya menuntuk kepada
celaka” (Mazmur 37:8, TLB*).
Tidak perlu khawatir – Allah mengendalikan
segala sesuatu. Ada dalam Alkitab, “Sebab itu
janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang
akan kami makan? Apakah yang akan kami
minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua
itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal
Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu,
bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”
(Matius 6:31-33). “Jadi, janganlah khawatir sama
sekali tentang makanan dan pakaian yang cukup.
Mengapa seperti orang kafir? Karena mereka
menyombongkan semua hal ini dan sangat
pribatin tentang hal-hal ini. Tetapi Bapa
surgawimu sudah mengetahui bahwa engkau
memerlukannya, dan Ia akan memberikannya
kepadamu jika engkau menjadikan Dia pertama
dalam hidupmu dan hidup seperti yang
diinginkan-Nya” (Matius 6:31-33, TLB).
Kita tidak dapat menghilangkan khawatir sampai
kita menggantinya dengan sesuatu yang lebih
baik – berdoa. Ada dalam Alkitab, “Janganlah
hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga,
tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu
kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan
ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang
melampaui segala akal, akan memelihara hati dan
pikiranmu dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:6-7).
Khawatir itu membuang-buang waktu saja. Ada
dalam Alkitab, “Siapakah di antara kalian yang
dengan kekhawatirannya dapat memperpanjang
umurnya biarpun sedikit? Kalau hal sekecil itu
saja sudah tidak dapat kalian lakukan, mengapa
khawatir tentang hal-hal lain” (Lukas
12:25-26). “Dan selain itu, apa gunanya khawatir?
Apa untungnya? Apakah kekhawatiran akan
menambah satu hari hidupmu? Tentu tidak! Dan
jika kekhawatiran tak dapat melakukan hal
sekecil itu, apakah gunanya mengkhawatirkan
hal-hal yang lebih besar lagi?” (Lukas 12:25-26,
TLB).
Serahkanlah semua kekhawatiran anda kepada
Tuhan. Ada dalam Alkitab, “Serahkanlah segala
kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia
memelihara kamu” ( 1 Petrus 5:7). “Biarlah Dia
yang mengambil semua kekhawatiran dan
kegusaran hatimu, karena Ia selalu memikirkan
engkau dan memperhatikan segala sesuatu yang
menjadi keprihatinanmu” (I Petrus 5:7, TLB).
*TL = Alkitab Terjemahan Lama
*BIS = Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari
Sumber : www.bibleinfo.com/id/topics/kekhawatiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar